Lia Roslita
Jumat, 07 Februari 2014
MAAF
Bismillahirrahmanirrahim.
Semoga Allah Yang Maha Lembut melembutkan hati kita semua,
sehingga kita dimampukan untuk menjadi orang baik.
Baik hatinya, baik juga lisannya.
Baik ibadahnya, baik juga akhlaknya.
Baik prasangkanya, baik juga pikirannya.
Baik saat bahagia, baik juga saat berduka.
Mampu meminta maaf, setelah menyakiti seseorang
Mampu memaafkan, setelah disakiti seseorang.
Maaf, satu kata namun berjuta maknanya.
Maaf, satu kata namun berdampak luar biasa.
Maaf, satu kata yang kerap terabaikan oleh kita.
Maaf, satu kata singkat namun tak mudah untuk mengucapkannya.
Maaf, dapat membawa penuturnya pada kemuliaan di hadapan Allah.
Maaf, dapat membawa penerimanya pada kebahagiaan abadi.
Maaf adalah salah satu sifat orang bertaqwa yang Allah janjikan bagi mereka Surga yang kekal.
Allah berfirman,
"(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
(QS. Ali Imran: 134)
Semoga Allah mampukan kita untuk saling memaafkan.
Aamiin.
NOTE:
tulisan ini hanya copas dari artikel di facebook yang disharing oleh "Kata-kata Hikmah"
Kamis, 01 Agustus 2013
Selasa, 12 Maret 2013
Membentuk keteladanan
Tuhan menciptakan manusia dengan potensinya masing-masing beserta kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya. Namun seringkali manusia merasa diri superior dan bisa menentukan arah hidup seseorang. Dia tidak sadar bahwa sikap tersebut, tidak akan membuat orang yang dipaksanya menjadi berhasil seutuhnya. Kalaupun "terlihat" berhasil, namun sebenarnya hatinya tidak nyaman, karena passionnya bukan dibidang yang dipaksakan padanya. Akan tetapi ketika seseorang melakukan suatu keteladanan dan kemudian memberikan masukan pada yang lain untuk menjadi atau melakukan sebagaimana yang dia sarankan, maka ketika orang itu mengikuti sarannya, maka ini bukanlah paksaan tetapi karena lahir dari keinginan meniru keteladanan yang telah dicontohkan padanya.
Setiap orang pasti memiliki seseorang yang menjadi figur keteladanan untuknya. Bisa orangtuannya, saudaranya, gurunya, kakek neneknya, sahabatnya atau siapapun.
Sebagai muslim, keteladanan yang wajib kita tiru adalah keteladanan rasulullah saw. Barangsiapa yang berusaha meniru keteladanan rasulullah saw, pasti hidupnya akan berhasil, baik didunia maupun di akhirat.
Sepengetahuanku, rasulullah saw merupakan pribadi yang santun, bahkan kepada orang yang membencinya, namun juga tegas kepada orang yang memusuhi agamanya. Sifat Santun inilah yang menjadi kekuatan bagi setiap muslim untuk membentuk keteladanan. Dengan sifat santun ini, seseorang akan disayang yang lain.
Sepengetahuanku, keteladanan itu identik dengan tingkah laku sopan dalam bersikap, santun dalam berbicara, selalu tersenyum, pemaaf (bukan pendendam), tenang (tidak terburu-buru), bisa menjaga perasaan orang lain, mendahulukan kepentingan orang lain, sederhana (tidak pamer), selalu membuat bahagia siapapun, senang bersilahturahmi, suka memberi hadiah walaupun dengan barang yang kecil atau murah, senang bersedekah dan membantu kesusahan orang lain.
Diriku menulis ini, karena menyadari bahwa diri ini masih jauh dari sikap menjadi teladan, sehingga tema ini aku harapkan menjadi inspirasi untuk diriku sendiri, agar aku selalu berusaha menjadi teladan bagi siapapun..
Oleh karena itu adalah pas jika teladan itu disandingkan dengan hadits khoirunnas anfauhumlinnas (bahwa sebaik-baik manusia, adalah yang paling banyak manfaatnya bagi yang lain).
Teladan~bermanfaat~memberi
Artinya ketika kita berusaha memberi apa yang bisa kita bantu, maka artinya kita telah bermanfaat bagi orang lain, dan kita pantas menjadi teladan. Namun dibalik semua itu ada satu hal yang menjadi pembeda, sesuatu dikatakan baik atau tidak, itulah letaknya "niat". Hanya Niat yang tuluslah yanh akan melahirkan keteladanan.
Akhirnya diriku berharap, disisa hidup ini, aku bisa menjadi teladan, minimal bagi diriku dan keluargaku. Walaupun aku menyadari bahwa diri ini tidak sempurna dan masih banyak kelemahanya, sehingga menjadi suatu hal yang pasti Jika tidak semua orang menyukai kita, namun aku harus tetap optimis bahwa niat yang baik akan menghasilkan kebaikan dan dan begitupun sebaliknya.
Ya Allah bimbinglah hamba, amin.
Rabu, 02 Januari 2013
Pengajian dan Zikir Bersama di Mesjid Bank Indonesia
Pengajian itu dijadwalkan akan dimulai pada ba'da sholat isya, jadi sambil menunggu waktu, sekitar setengah 6 sore aku pergi ke toko buku Wali Songo yang terletak di jalan kwitang, dengan niat ingin memberi hadiah sebuah buku kecil buat seorang teman dan membeli kerudung atau baju untuk aku pakai di pengajian, karena aku kan nda persiapan dari rumah, sedangkan hari itu hari kamis, yang berarti aku pakai seragam kantor. Jujur dalam hati ada perasaan malu kalau pergi ke pengajian malam masih menggunakan seragam kantor. Sesampai di toko buku, ternyata lagi ada diskon, dan mataku langsung tertarik untuk membeli sebuah baju yang biasa untuk orang pergi haji. Kenapa? Karena harganya lumayan murah, 110rb untuk satu stel baju (terdiri dari atasan baju kurung, celana panjang putih, jilbab, 2 manset putih untuk sholat, dan sebuah tas kecil yang biasanya digunakan untuk mengumpulkan batu jumrah). Ketika membeli baju itu, dalam hatiku berdoa, semoga Allah dengan membeli baju haji ini yang akan aku pakai untuk ke rumah Allah (pada saat itu mesjid BI), semoga Allah juga akan memberi hadiah padaku untuk bisa mengunjungi baitullah Masjidil Haram di Mekah almukarramah, amin.

Setelah beli baju, ga lama kemudian azan magrib terdengar, aku langsung menuju mesjid yang terletak di lantai dasar toko buku itu. Ketika aku masuki masjid tersebut, subhanallah hatiku berkata, mesjidnya bersih dan indah, dan ber AC. Didinding mesjid itu dihiasi oleh lukisan-lukisan kali grafi yang diberi figura. Dan salah satu hiasan didinding itu, ada foto seorang laki-laki dibawahnya ada tulisan "H.Ketut Mas Agung".
Siapa H. Ketut Mas Agung itu? berikut ceritanya. Aku teringat nama ini, ketika aku melewati tol jagorawi menuju bogor, disebelah kiri jalan tol sekitar daerah Sentul, terdapat sebuah tanah kosong yang ada plangnya dengan tulisan "tanah ini milik Mas Agung".
Karena rasa penasaran aku terhadap siapa "Mas Agung", aku langsung browsing, dan ternyata Ketut Mas Agung adalah seorang keturunan cina bali yang menjadi mualaf alias masuk islam, dan setelah masuk islam dia mendirikan yayasan untuk mengembangkan islam. Tanah yang di tol jagorawi itu merupakan salah satu assetnya untuk didirikan pesantren. Haji Mas Agung sendiri sekarang sudah almarhum. Aku doakan semoga Allah memberikan tempat terpuji disisiNya, amin. Dalam biografi yang aku baca di internet tersebut, almarhum haji ketut mas agung juga adalah pemilik dari toko buku gunung agung dan toko buku wali songo itu. Ketika ia masuk islam, dia tidak langsung menyuruh anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya masuk islam. Beliau ingin anaknya masuk islam karena kesadarannya.Dan diakhir hayatnya memang hanya ada satu putranya yang masuk islam.

Ketiga putra Masagung dari kanan ke kiri, Made Oka Masagung, Putra Masagung, dan H. Ketut Abdurrahman Masagung adalah penerus usaha yang dirintis oleh Haji Masagung.
Back to laptop, jadi setelah sholat magrib di situ, aku langsung ganti baju, dengan baju yang aku beli tadi, tp aku hanya pakai atasannya saja, sejenis baju kurung. Celananya tidak aku pakai karena kelihatannya kebesaran *harus dikecilin dulu*. Setelah ganti baju, aku kembali lagi ke toko buku, kebetulan jam segitu belum tutup, lalu aku ke lantai 2, tempat pakaian dan makanan. Semula aku mau cari kerudung yang cocok untuk baju yang baru aku beli, ternyata tidak dapat yang cocok, akhirnya aku hanya membeli sekotak kurma Tunisia. Aku sangat suka kurma ini, kalau ramadhan aku suka beli, kurmanya kering, agak lonjong, dan bertangkai.kalau tidak salah mereknya "Palm fruit".
Hhmm ada lagi yang dibeli, tasbih gelang, dulu aku juga pernah beli tasbih ini, tapi aku lupa dimana, apa di toko walisongo juga atau di al amin, yang jelas waktu itu aku beli 3 buah gelang tasbih berwarna hitam, yang 2 aku kasih si kembar untuk hadiah ulang tahunnya, dan yang satu lagi aku pakai. Tapi sekarang tasbih itu hilang, mungkin bukan hilang, hanya aku lupa taruh dimana. So, kebetulan aku ke walisongo, ya sudah aku beli lagi. Semoga dengan tasbih ini aku selalu diingatkan supaya hatiku selalu ingat Allah dan Rasulullah, dan juga tentunya selalu diingatkan akan dosa-dosa yang pernah aku perbuat untuk memohon ampunanNya, amin. Sebelum bayar dikasir, tidak lupa juga mencari buku kecil "al matsurat" untuk hadiah buat sahabatku. Dan ternyata didekat kasir, aku lihat ada buku bagus, judulnya "Kitab Al Hikam". Mendengar namanya , rasanya tidak asing, dan ternyata memang benar. Kitab Al Hikam ini merupakan kitab tasawuf yang sangat terkenal, yang ditulias oleh Ibnu Aththailah. Kedepan aku akan bahas sendiri isi kitab Al hikam ini, semoga bermanfaat. Selesai bayar, aku langsung meluncur ke mesjid BI by ojeg.
Pas sampai sana, pas azan isya, alhamdulillah. Langsung aku ambil wudhu, and sholat isya berjamaah. Saat itu jamaah pengajian zikir belum banyak yang datang. Ternyata lagi memang benar, para jamaah itu sudah tahu kalau pengajiannya baru dimulai jam 9 malam, subhanallah. Tapi gapapa walaupun lama menunggu, insyaallah setiap langkah tidak ada yang terlewat, dan semoga menjadi tabungan kebaikanku nanti, amin. Pada pukul 21.10 menit, syeikh Hisham Kabbani tiba, disambut dengan shalawat. Aku membayangkan, bagaimana nanti di akhirat, ketika Rasulullah SAW akan datang melihat kaumnya, pasti sambutannya lebih luar biasa, Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa'ala alii sayyidina Muhammad. Semoga akupun bisa merasakannya, amin.
Biasanya pengajian dimulai dengan zikir khwajagan, tapi kemarin agak berbeda. Syeikh Hisham mulai dengan doa yang Subhanallah bagus banget, asli dari hati yang tulus. Pokoknya sampai merinding deh. Ok, segitu dulu yaa ceritanya, semoga bermanfaat.
Jumat, 13 April 2012
Jum'at Mubarrok
Yippeeee........Alhamdulillah, ketemu dengan hari Jum'at lagi.
Bagi sebagian orang hari Jum'at adalah hari yang menyenangkan karena Jum'at adalah weekend, besoknya hari Sabtu dan Minggu yang merupakan hari yang ditunggu-tunggu sebagian besar orang-orang bekerja untuk "libur sementara" dari rutinitas pekerjaannya. Bagiku juga mungkin bagi sebagian orang lainnya, hari Jum'at adalah hari yang spesial, hari Jum'at adalah hari baik, saat yang tepat untuk banyak-banyak berbuat kebaikan, mulai dari bersih-bersih diri (sebelum berangkat sholat Jum'at bagi kaum laki-laki yang diwajibkan dan sunah juga tentunya untuk kaum wanita, meskipun tidak wajib untuk sholat Jum'at), sampai melakukan kebaikan-kebaikan lainnya, salah satunya yang paling aku suka adalah BERSEDEKAH.
Memang melakukan kebaikan itu tidak harus menunggu hari Jum'at untuk melakukannya, tapi setidaknya bagi yang masih belajar seperti diriku, ya minimal kalau belum rutin setiap hari, yaa seminggu sekali.
Kenapa sedekah? hal ini berawal ketika aku membaca sebuah buku yang berjudul "keluar dari kemelut hidup" yang ditulis oleh ustad Yusuf Mansur. Dalam buku tersebut, terdapat beberapa kisah orang-orang yang sukses karena sedekah. Sukses disini relatif lhooo...!! setiap orang memiliki parameter kesuksesannya sendiri-sendiri.

Beberapa kisah yang menarik hatiku untuk mencontohnya adalah kisah seorang tukang becak yang bisa naik haji karena rutin (istiqomah/persisten) bersedekah becak gratis setiap hari jumat. waa... Subhanallah kan..!!, adalagi kisah lainnya seorang pengusaha roti yang jadi pengusaha roti setelah dia rutin memberi sedekah roti setiap hari Jumat.Kisah-kisah itu membuat diriku ingin mencontoh mereka, Subhanallah, mereka mampu bersedekah dengan apa yang mereka punya. Punyanya becak, yaa sedekah dengan tenaga dan becaknya. Mampunya hanya memberi roti, yaa sudah sedekahlah dengan roti. kan masih lebih baik sedekah walaupun dengan hal kecil daripada tidak sedekah, dan siapa bilang bersedekah itu harus tunggu kaya? malah sebaliknya sedekah itu ga pernah membuat kita jadi rugi, yang ada malah kita jadi tambah kaya. Kalau kamu ga percaya, coba deh tanya ke siapa aja deeeeh, yakin tidak ada yang bilang kalau mereka habis sedekah trus jadi miskin (kecuali yang sedekahnya ga ikhlas kali yaa....).
Dan memang juga kita sudah diberikan tuntunan oleh Rasululah SAW, bahwa kita disunahkan untuk berbuat baik pada hari Jum'at, karena Allah SWT senang kepada hamba-hambanya yang banyak melakukan kebaikan pada hari Jum'at.
KEUTAMAAN HARI JUM'AT
1. Hari Terbaik
Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabada: "Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum'at
2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.
Abu Hurairah r.a berkata Rasulullah SAW bersabda: " Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah SAW mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)
Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).
3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya.
Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)
4. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga.
Sahabat Anas bin Malik r.a dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum'at".
5. Hari besar yang berulang setiap pekan.
Ibnu Abbas r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda:"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih dahulu ......". (HR. Ibnu Majah)
6. Hari dihapuskannya dosa-dosa
Salman Al Farisi r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).
7. Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah". (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).
8. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.
Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah SAW bersabda:"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).
Lho kok kayak akad nikah segala aja nih... (hehehe..) bukan begitu, setidaknya diriku hanya ingin memulai dengan perkataan yang baik untuk sesuatu (tujuan) yang baik, insyaallah dimudahkan. (amiiinnnn........)


